Ciri Ciri AIDS

Ciri Ciri AIDS – Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus atau jasad renik yang sangat kecil yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Di dalam tubuh manusia terdapat sel-sel darah putih yang relatif cukup banyak, adapun fungsi sel darah putih berguna untuk melawan atau membunuh berbagai bibit penyakit atau kuman yang masu ke dalam tubuh manusia. Jadi, sel darah putih merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh manusia.

Ciri Ciri AIDS

Ciri Ciri AIDS

Jika seseorang terinfeksi oleh virus HIV, virus ini akan menyerang sel-sel darah putih, merusak dinding sel, selanjutnya masuk ke dalam sel dan merusak sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, sel-sel tubuh mengalami kerusakan dan lemah sehingga tubuh tidak mampu lagi melawan kuman atau bibit-bibit penyakit.

Acquared Immune Deficiency Syndrome (AIDS) dapat diartikan sebagai kumpulan tanda atau gejala penyakit akibat hilangnya atau menurunnya sistem kekebalan tubuh manusia. AIDS merupakan fase terminal akhir dari infeksi HIV. Akibat fatal dari seseorang yang terinfeksi HIV adalah dengan Ciri Ciri AIDS sistem kekebalan tubuhnya sangat riskan terhadap kuman atau bibit penyakit. Bibit penyakit yang tergolong ringan bagi seseorang, tetapi bagi penderita HIV merupakan masalah besar dan berat bahkan dapat menimbulkan kematian.

Ciri-Ciri AIDS HIV

Beberapa hari atau beberapa minggu setelah terinfeksi HIV, seseorang akan menjadi sakit dengan gejala mirip flu, yaitu dengan Ciri Ciri AIDS dan HIV:

Gejala ini akan berlangsung selama beberapa hari atau minggu, kemudian dengan sendirinya akan hilang.

Pada tahap selanjutnya timbul gejala-gejala sebagai berikut :

  • Demam berkepanjangan
  • Menurunnya aktivitas fisik sehari-hari (tubuh terus melemah)
  • Pembengkakan kelenjar di leher, ketiak dan lipatan paha
  • Penurunan berat badan secara drastis
  • Diare atau mencret terus menerus tanpa sebab gejala yang jelas
  • Batuk dan sesak nafas lebih dari satu bulan secara terus menerus
  • Kulit gatal dan bercak-bercak merah kebiruan.

Ciri Ciri AIDS tersebut memang tidak khas karena dapat juga terjadi pada penyakit lainnya. Namun demikian, gejala-gejala ini menunjukkan sudah adanya kerusakan pada sistem kekebalan tubuh.

Kekebalan pendeita sangat menurun drastis. Pada tahap ini, penderita sangat mudah terserang penyakit lainnya, hal ini disebut infeksi oportunistik. Maksudnya adalah berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur atau parasit. Pada tahap ini, pengidap HIV telah berkembang menjadi penderita AIDS. Gejala AIDS yang timbul adalah :

  • Radang saluran pencernaan
  • Radang saluran pernapasan dan paru-paru
  • Radang karena jamur dimulut dan kerongkongan
  • Kanker kulit
  • TBC
  • Gangguan susunan saraf

Pada umumnya, penderita AIDS akan meninggal dunia sekitar 2 tahun setelah gejala atau ciri-ciri AIDS ini muncul.

Pada penderita yang mempunyai ciri-ciri aids akut mempuyai peluang untuk menularkan penyakit aids dan bisa menjadi penular selama hidup mereka. Walaupun mereka merasa tidak sakit dan nampak sehat, namun penyakit hiv aids merupakan salah satu jenis penyakit yang berbahaya karena sampai sekarang masih belum ada vaksin atau obat yang mampu mencegah serangan virus hiv aids. Dan selain itu juga pada mereka yang positif mengalami penyakit hiv aids akan merasakan tekanan mental menjadi stres dan depresi karena dikucilkan oleh lingkungan sekitarnya. Dan penderitaan akan menjadi semakin parah lagi dikarenakan biaya pengobatan yang semakin tinggi. Biaya dari ciri-ciri aids ini ditandai dengan sistem imunitas tubuh yang mengalami penurunan secara drastis. Sehingga serangan yang terjadi yang tidak berbahaya sekalipun akan menyebabkan penderitanya menjadi sekit dan bahkan bisa meninggal.

Selain itu, ciri-ciri aids pada wanita ditandai dengan menstruasi yang tidak teratur. Siklus haid yang terjadi dengan singkat dan darah yang keluar akan lebih sedikit dari biasa. Hal ini merupakan salah satu ciri-ciri penyakit aids yang paling buruk untuk wanita karena akan membuat berat badan menurun dan merupakan salah satu tanda dari fase terakhir terjadinya infeksi. Sedangkan ciri-ciri aids pada anak-anak usia sekolah bisa ditandai dengan susah berkonsentrasi. Mereka menjadi susah untuk diajak berpikir, dan virus ini akan membuat pendnerita memberikan suatu efek pada syaraf dan otak. Gejala ini juga ditandai dengan gejala lebih mudah tersinggung dan lebih cepat marah. Sedangkan ciri-ciri aids pada kulit ditandai dengan kulit akan memerah dengan disertai munculnya bisul dan juga gata-gatal pada lengan dan didaerah lainnya. Sedangkan pada kuku, perubahan akan terlihat dengan warna kuku yang berubah menjadi warna biru keunguan.

Dan ciri-ciri aids pada orang dewasa adalah rasa lelah yang maksimal bahkan mengakibatkan terjadinya anemia atau kurang darah disertai dengan rasa lemah dan lesu yang merupakan awal dari gejala penyakit Hiv aids. Jika Anda melakukan pekerjaaan yang tidak terlalu berat dan merasakan kelelahan sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter, waspadai ini merupakan salah sat gejala awal dari ciri-ciri aids.

Ciri Ciri AIDS

Posted in Ciri-Ciri AIDS | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Ciri Dan Gejala Penyakit AIDS

Ciri Dan Gejala Penyakit AIDS – Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan penyakit AIDS. Ya, benar karena penyakit ini dikenal sebagai salah satu penyakit yang mematikan. Penyakit ini juga merupakan salah satu penyakit yang dianggap sebagai penyakit yang membawa bencana, oleh sebab itu jarang penderitanya dijauhi hanya karena mereka takut tertular. Padahal penularan penyakit AIDS bukanlah melalui kontak fisik dari luar dengan berjabat tangan, namun penularan terjadi melalui darah.

Ciri Dan Gejala Penyakit AIDS

Ciri Dan Gejala Penyakit AIDS

Lalu, penyakit AIDS ini disebabkan karena apa? Penyakit AIDS adalah salah satu penyakit turunan. Penyakit ini menyerang kekebalan tubuh manusia. AIDS disebabkan karena virus yang masuk yabg merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang menyebabkan tubuh mudah terserang oleh penyakit yang lain.

Ciri dan gejala penyakit AIDS ini tidak akan menyebabkan gangguan yang terjadi secara berarti pada seorang wanita dengan sistem kekebalan yang masih nomal. Jadi, penyakit AIDS ini merupakan salah satu umpulan penyakit yang terjadi karena penyebabnya adalah sistem imuun yang menurun yang disebabkan oleh virus yang disebut dengan HIV.

Ciri dan gejala penyakit AIDS ini adalah dimulai dengan menyerang sistem kekebalan tubuh manusia terlebih dahulu. Jika sel-sel pertahanan tubuh sudah mulai melemah dan mengalami kerusakan maka hal ini akan menyebabkan penderitanya rentan mengalami berbagai penyakit karena penderita tidak akan sanggup lagi pada kuman yang bisa secara normal masuk ke dalam tubuh dan kemudian dimusnahkan dengan mudah oleh antibody tubuh.

Ciri dan gejala penyakit AIDS ini tidak akan ditunjukkan diawal oleh penderitanya. Namun gejala penyakit AIDS akan muncul selama bertahun-tahun si penderita terserang penyakit AIDS ini. Biasanya gejala akan muncul sekitar 5-10 tahun setelah peenderita terserang virus HIV pertama kalinya. Gejala penyakit aids yang ditunjukkan adalah dengan tanda lesu, demam, keringat dingin dimalam hari tanpa ada sebab otot yang sakit, mengalami batuk, pembesaran pada kelenjar limfe, dan juga infeksi yang terjadi di dalam mulut salah satunya adalah sariawan. Biasanya di tahap akhir, penderita akan mengalami penurunan berat badan secara drastic, penyakit diare yang kronis, dan mengalami penyakit asma, serta gejala lainnya yang pada akhirnya menyebabkan kematian.

Dari ciri dan gejala penyakit aids yang umum tadi kemudian akan mengalami ciri-ciri aids yang selanjutnya. Ciri-ciri Aids yang selanjutnya biasanya ditandai dengan infeksi. Untuk penderita penyakit Aids kemungkinan akan merasakan ciri-ciri aids dalam waktu kurang lebih 8-9 tahun dan bahkan lebih. Namun karena seiring berjalannya virus yang berkembangbiak dengan melipatgandakan diri mereka dan merusak sistem imun tubuh manusia, mungkin pada penderita akan merasakan infeksi yang ringan atau ciri-ciri Aids kronis seperti dibawah ini :

  1. Pembengkakan pada node limpa dan hal ini merupakan salah satu tanda yang paling sering ditunjukkan dari gejala awal infeksi HIV
  2. Penyakit diare
  3. Kehilangan berat badan
  4. Demam
  5. Batuk dan juga sesak nafas

Infeksi yang terjadi dari ciri-ciri Aids terakhir adalah dalam waktu selama 10 tahun si penderita terinfeksi penyakit HIV AIDS akan mengalami masalah yang lebih serius. Infeksi yang terjadi disaat sistem kekebalan tubuh melemah misalnya adalah pneumocystis carinii pneumonia (PCP) kadar dari CD4 lyphocyte 200 atau bahkan bisa saja lebih rendah. Dan kadar normalnya adalah antara 800-1.200. Dan seiring dengan berkembangnya penyakit AIDS, maka sistem imun tubuh pendrita akan mengalami kerusakan yang semakin parah. Dan infeksi akan sering terjadi dan biasanya ciri-ciri aids yang ditandai dengan gejala seperti :

  1. Berkeringan di waktu malam
  2. Demam atau menggigil di malam hari lebih dari 38 derajat celcius dalam waktu beberapa minggu
  3. Batuk kering serta sesak nafas
  4. Diare yang kronis atau menahun
  5. Noda outih yang terdapat pada lidah dan mulut
  6. Sakit kepala
  7. Pandangan menjadi kabur
  8. Berat badan yang menurun.

Dan tahap selanjutnya dari virus HIV adalah :

  1. Kelelahan yang tidak jelas dan maksimal
  2. Berkeringat di waktu malam
  3. Merasakan demam tinggi dalam waktu beberapa minggu
  4. Pembengkakan yang terjadi pada node limpa selama kurang lebih 3 bulan atau bahkan juga bisa lebih
  5. Diare menahun atau kronis
  6. Sakit kepala yang tidak kunjung sembuh.

Itulah ciri-ciri Aids dari waktu ke waktu dari gejala awal sampai pada tahap akhir. Disaat mengalami penularan penyakit HIV AIDS maka penderita akan memulai tahap yang selanjutnya, dan ciri-ciri AIDS HIV gejalanya akan menjadi semakin parah lagi. Namun, tidak semua gejala HIV Aids diatas akan dialami oleh penderita, setiap penderita mempunyai gejala yang berbeda-beda. Dan harus diketahui bahwa penyakit HIV Aids menyerang sistem imun atau sistem kekebalan tubuh manusia, lama kelamaan sistem kekebalan tubuh ini akan mengalami penurunan akibat virus yang menggerogotinya.

Ciri Dan Gejala Penyakit AIDS

Posted in Ciri-Ciri AIDS | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit AIDS HIV

Penyakit AIDS HIV – Kalau kita hanya melihat penyakit AIDS HIV sebagai epidemic yang melanda dunia, maka AIDS memang seolah-olah merupakan gejala penyakit baru yang datang secara mendadak. Sebenarnya ada kemungkinan bahwa virus HIV ini sudah lama ada, seperti contoh di Afrika yang disebutkan tadi. Virus kadang-kadang mempunyai sifat yang berubah-ubah. Ada virus yang semula tidak merugikan manusia, kemudian berubah menjadi sesuatu yang merugikan. Ada birus yang tadinya bersifat jinak, lalu berubah menjadi sesuatu yang merambat. Barangkali inilah yang terjadi dengan HIV jauh sebelum epidemic AIDS muncul. Virus ini bisa diibarakan sejenis rumput liar yang tumbuh bebas didaerah asalnya, tidak menyebar dan tidak terlalu diperhatikan orang. Ketika memasuki sebuah lingkungan baru, rumput luar itu berubah sifat dan berkembang biak dengan sangat pesat. Rumput ini kemudian menyebar dan mendesak tumbuhan-tumbuhan lain sehingga menjadi sebuah masalah besar.

Penyakit AIDS HIV

Penyakit AIDS HIV

Beberapa peneliti beranggapan bahwa ada kemungkinan penyakit HIV Aids ini sudah ada pada beberapa komunitas yang terisolasi, jauh sebelum adanya epidemic penyakit AIDS HIV. Lalu situasi berubah karena penduduknya banyak berpindah tempat, mendiami kota-kota besar, dan mengubah gaya hidupnya, termauk pola perilaku seksual. HIV yang tadinya terisolasi kemudian berubah menjadi sebuat epidemic penyakit AIDS HIV. Penyakit HIV menular melalui hubunhan seksual, baik dengan lawan jenis, sesama jenis, pinjam meminjam alat suntik (jarum, semprit, kapas, dan tempat mengaduk) diantara para pengguna narkoba (IDU=Injecting Drug User), transfuse darah dan transplantasi organ yang tidak iskrining, tato, tinfik, dan penularan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan, dan menyusui.

Karena itu mereka beresiko tinggi terinfeksi HIV adalah :

  1. Wanita dan pria yang berganti-ganti pasangan seks, para pekerja seks dan langganannya dan mereka yang melakukan hubungan seksual tidak wajar melalui dubur atau mulut
  2. Para pengguna narkoba yang memakai alat suntik secara bergantian
  3. Bayi yang dikandung, dilahirkan dan disusui oleh ibu yang tertular HIv
  4. Transfusi darah dan transplantasi organ tubuh yang tidak diskrining, akupuntur, ditindik, ditato dengan alat yang tercemar HIV.

Diluar tubuh manusia, HIV sangat cepat mati. HIV mudah mati oleh air panas, sabun dan bahan pencuci hama. Karena itu HIV tidak dapat menular lewat udara seperti virus lain, misalnya influenza. Penyakit AIDS HIV juga dapat ditemukan dalam jumlah yang sangat kecil dalam air mata,air liur, cairan otak, keringat, dan air susu ibu. HIV juga tidak menembus kulit yang utuh, yaitu kulit yang tidak lecet atau luka.

Karena itu hal-hal yang tidak menularkan HIV adalah sebagai berikut :

  1. Bersenggolan atau berjabatan tangan dengan pengidap HIV
  2. Bersentuhan dengan pakaian/barang lain bekas penderita AIDS
  3. Penderita AIDS bersin atau batuk-batuk di depan kita
  4. Mencium pipi atau dahi
  5. Berenang di kolam renang atau menggunakan WC yang sama
  6. Melalui makanan atau minuman, gigitan nyamuk atau serangga lain.

Ciri-ciri AIDS biasanya ditandai dengan sistem penurunan kekebalan tubuh pada penderitanya. Dan selain itu juga penyakit HIV AIDS di Indonesia merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat ditakutkan. Ciri-ciri Aids yang dikenali gejalanya lewat deteksi dini yang bisa dilakukan. Dan virus yang sangat mematikan dari penyakit ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh manusia yang membuat penderitanya terus berusaha untuk melawan penyakit. Namun karena virusnya sangat mematikan dan berkembang biak dengan melipatgandakan diri dengan lebih banyak maka akan mempengaruhi sistem imun penderitanya secara bertahap. Jika virus penyakit HIV AIDS sudah masuk ke dalam tubuh, maka kemudian akan berkembang dengan lebih cepat dan setelah itu akan menyerang bagian limfosit CD4 atau sel T dan kemudian menghancurkan sel-sel darah putih sehingga akan mempengaruhi sistem imun tubuh penderitanya.

Dibawah ini merupakan ciri-ciri aids umumnya adalah :

  1. Penurunan berat badan yang tanpa sebab, terjadi lebih dari 10% dalam sebulan
  2. Diare kronis dan tak kunjung sembuh
  3. Demam yang datang tanpa sebab
  4. Batuk lebih dari sebulan dan tidak sembuh-sembuh
  5. Gatal-gatal diseluruh tubuh
  6. Herpes zoster
  7. Bintik-bintik merah atau ruam yang sebagian besar muncul permukaan kulit
  8. Pembengkakan pada kelenjar tubuh di ketiak atau leher.

Ciri-ciri aids ini akan dirasakan penderitanya jika mengalami penularan lewat :

  1. Transfusi darah
  2. Penggunaan dari jarum suntik, tindik, tatto, akupuntur yang tidak  higienis dan steril dan mengandung virus HV
  3. Pemberian dari ASI dari ibu yang menderita Aids kepada anaknya.
  4. Ibu hamil pada calon anak
  5. Berganti-ganti pasangan saat melakukan hubungan seksual.

Cara yang bisa dilakukan untuk mencegah ciri-ciri Aids agar tidak muncul adalah :

  1. Jangan melakukan hubungan seksual sebelum menikah
  2. Setialah pada pasangan Anda
  3. Menggunakan kondom agar lebih aman.

Penyakit AIDS HIV

Posted in Ciri-Ciri AIDS | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit AIDS

Gejala Penyakit AIDS – Penyalahgunaan narkoba, infeksi Penyakit HIV AIDS, prostitusi, dan perilaku seks bebas merupakan masalah yang terkait salah satu dengan lainnya. Indonesia merupakan Negara yang rawan HIV/AIDS, karena mudahnya lalu lintas penduduk dengan Negara-negara tetangga yang merupakan seks bebas. Jumlah pengidap HIV/AIDS meningkat dengan cepat dari tahun ke tahun. Menurut penelitian, 80% pengguna narkoba dengan jarum suntik mengidap hepatitis B atau C sedangkan 40-50%,mengidap HIV/AIDS. Virus hepatitis B/C menyebabkan radang hati kronis dan dapat berkembang menjadi penyakit kanker. Bila perkembangan infeksi virus dalam tubuh tidak dihambat degan obat-obatan yang sekarang ada dan tiak disertai pola hidup sehat, dalam 5-10 tahun akan berkembang menjadi penyakit AIDS. AIDS adalah kumpulan tanda dan gejala penyakit AIDS akibat hilangnya atau menurunnya system kekebalan tubuh seseorang yang di dapat karena infeksi HIV.

Gejala Penyakit AIDS

Gejala Penyakit AIDS

Agar dapat berada dalam tubuh manusia. HIV harus masuk langsung ke aliran darah orang yang bersangkutan. Dalam tubuh, HIV hanya bersarang pada sel darah putih tertentu, yang disebut dengan sel CD4 atau T4 yang terdapat pada darah, air mani, dan cairan vagina. Karena itu penularan  terjadi lewat salah satu atau lebih cairan tubuh itu dan masuk ke aliran darah seseorang. Orang yang mengidap HIV dalam tubuhnya disebut HIV positif. Ia belum menunjukkan gejala apapun, sehingga secara fisik tidak beda dengan orang lain yang sehat gejala penyakit AIDs-nya. Namun ia mempunyai potensi sebagai sumber penularan.

Untuk mengetahui apakah seseorang terpapar penyakit HIV dilakukan pemeriksaan laboratorium dengan mengambul sampel darahnya. Akan tetapi, hal itu baru dapat dilakukan paling sedikit 3 bulan setelah orang itu terpapar HIv, sehingga besar kemungkinan selama itu ia telah menularkannya kepada orang lain. Virus HIV merusak system kekebalan tubuh penderitanya, dengan menghancurkan sel-sel darah putih, yang berfungsi melawan dan membunuh kuman atau bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Setelah 5-10 tahun tertular HIV, ia mulai menunjukkan gejala penyakit AIDS bermacam-macam penyakit yang muncul karena rendahnya daya tahan tubuh. Pada keadaan ini orang itu disebut sebagai penderita AIDS.

Seorang pengidap HIV tidak mampu melawan kuman-kuman penyakit sehingga mudah terserang penyakit. Bahkan penyakit ringan seperti influenza, misalnya yang pada orang sehat dapat sembuh dalam waktu beberapa hari, bagi pengidap HIV dan penderita AIDS penyakit itu akan menetap dalam waktu lama bahkan semakin parah. Ia akan meninggal karena penyakit infeksi yang sulit disembuhkan (TBC, jamur). Tahap terakhir AIDS juga berupa gangguan otak, karena kematian sel otak dan gangguan mental.

Gejala penyakit Aids terjadi akibat dari serangan penyebab virus. Pada dalam keadaan normal biasanya sel darah putih dan juga zat antiboti akan menyerang dan kemudian menghancurkan organisme easung yang masuk ke dalam tubuh penderitanya. Dan keudian respon ini sudah diatur oeh sel darah putih yang bernama limposit CD4. Limposit ini kemudian merupakan salah satu target yag utama dari penyakit HIV. Dan sekali masuk ke dalam tubuh, maka virus akan memasukkan material genetik ke dalam limposit dan setelah itu berkembang biak dengan cara melipatgandakan dirinya. Disaat salinan dari virus baru keluar dari sel induknya dan setelah itu masuk ke dalam aliran darah penderita, maka virus akan menyerang sel lainnya. Dan sebagai salah satu efek dari sel CD4 kemudian akan matu. Siklus ini terjadi dengan berilang. Dan pada akhirnya akan menimbulkan kerusakan pada sistem imun yang artinya bahwa tubuh sudah tidak mampu untuk melawan infeksi dari bakteri dan juga virus yang lainnya.

Ciri-ciri aids ditandai dengan :

  1. Demam lebih dari 38 derajat celcius. Dan juga rasa lelah yang maksimal. Selain itu, adanya pembengkakan pada kelenjar getah bening dan sakit tenggorokan.
  2. Kelelahan yang maksimal
  3. Rasa nyeri pada otot, nyeri sendi
  4. Sakit tenggorokan dan sakit kepala
  5. Ruam-ruam pada kulit
  6. Mual, muntah, dan diare kronis
  7. Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.
  8. Batuk kering
  9. Pneumonia dan toksoplasmosis
  10. Berkeringat di malam hari
  11. Infeksi jamur
  12. Herpes mulut dan alat kelamin
  13. Kesemutan dan lemah

Ciri-ciri aids diatas tidak selalu dialami oleh penderita aids. Karena semua ciri-ciri aids berbeda oleh setiap penderitanya. Selain itu, ciri-ciri aids atau gejala penyakit aids pada wanita bisa ditandai dengan menstruasi yang tidak teratur. Siklus haid bisa datang lebih singkat dan biasanya jumlah darah juga semakin sedikit. Sedangkan ciri-ciri aids atau gejala penyakit aids pada anak-anak ditandai dengan kenaikan berat badan yang sulit didapat, tidak bisa berkembang dengan normal, susah untuk berjalan, penundaan yang terjadi pada perkembangan mental anak, bisa mengalami infeksi sakit telinga, pneumonia, dan juga tonsilitis atau radang amandel.

Jadi perlunya untuk mengenali ciri-ciri aids atau gejala penyakit aids atau hiv merupakan suatu hal yang penting. Jika kita sudah mengetahui ciri-ciri aids atau gejala penyakit aids dan pencegahannya maka dengan mudah kita bisa mendeteksi dan melakukan tindakan pencegahan agar bisa terhindar dari penyakit HIV AIDS.

Gejala Penyakit AIDS

Posted in Ciri-Ciri AIDS | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri Gejala HIV/AIDS

Ciri Gejala HIV/AIDS – AIDS bukanlah penyakit pada system reproduksi. Namun, AIDS dapat disebabkan karena adanya hubungan seksuual, yang merupakan proses reproduksi manusia, oleh penderita AIDS. Penyakit AIDS merupakan kumpulan gejala penyakit karena turunnya system kekebalan tubuh. AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Syndrome). Sampai saat ini AIDS sudah menular ke berbagai Negara. Sampai sekarang belum ditemukan vaksin yang bisa mencegah seseorang supaya tidak terinfeksi HIV, walaupun banyak penelitian medis sudah dilakukan. Jadi begitu seseorang  terkena HIV, virus HIV terus berada di dalam tubuh seseirang dan melemahkan system pertahanan tubuh ( sel darah putih). Jika pertahanan tubuh sudah lemah, ciri gejala hiv/aids orang akan mudah diserang oleh berbagai macam penyakit. Penyakit-penyakit inilah yang menyebabkan kematian.

Ciri Gejala HIV / AIDS

Ciri Gejala HIV / AIDS

AIDS menuntut perhatian kita semua karena beberapa alasan, yaitu semua orang bisa terkena AIDS, belum ditemukan vaksin pencegahannya, penyebarannya sangat cepat dan tidak diketahui proses pengobatannya. Siapakah orang yang dapat terinfeksi HIV. Semua orang yang melakukan perilaku yang beresiko penularan HIV dapat terinfeksi, tidak perduli orang itu dari keluarga baik-baik atau bukan, kaya atau muskin, bodoh atau pintar, heteroseksual atau homoseksual. Beberapa perilaku yang beresiko menyebabkan ciri gejala hiv/aids yang bisa menularkan AIDS sebagai berikut :

  1. Hubungan seks dengan penderita HIV
  2. Penerima transfuse darah yang sudah tercemar HIV
  3. Penggunaan jarum tingik atau pembuatan tato yang sudah tercemar HIV.
  4. Penggunaan harum suntik yang sudah terkena virus HIv tanpa disterilkan terlebih dahulu
  5. Ibu hamil yang terinfeksi HIV dapat menularkan HIV pada bayi yang dikandungnya.

Seseorang yang terkena HIV AIDS, ciri gejala hiv/aids adalah system kekebalan tubuh akan makin menurun, berkurang, dan akhirnya hilang.Adapaun fase-fase dan gejala HIV sebagai berikut :

  1. Fase 1 (fase awal)
    Penderita masih tampak seperti orang sehat, belum memperlihatkan gejala. Fase ini berlangsung antara 5 sampai 7 tahun. Hal itu bergantung pada kekebalan tubuh si penderitanya.
  2. Fase II (Fase lebih lanjut)
    Mulai muncul gejala awal penyakit yang terkait HIV, seperti hilang selera makan dan tubuh lemah, keluar keringat berlebihan di malam hari, timbul bercak-bercak di kulit, pembengkakan kelenjar getah bening, diare terus menerus, serta flu yang tak kunjung sembuh. Fase ini berlangsung sekitar 6 bulan sampai 2 tahun.

Penyakit HIVAIDS tidak bisa ditularkan melalui cairan tubuh. Meskipun penelitian menunjukkan bahawa HIV terdapat jumlah kecil pada liut orang, belum pernah terbukti adanya kaasus penularan HIV melalui jenis cairan tubuh ini dan HIV/AIDS juga tidak tertular melalui keringat atau air mata orang.

AIDS bukanlah penyakit pada system reproduksi. Namun, Ciri-ciri AIDS dapat disebabkan karena adanya hubungan seksuual, yang merupakan proses reproduksi manusia, oleh penderita AIDS. AIDS merupakan kumpulan gejala penyakit karena turunnya system kekebalan tubuh. AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Syndrome). Sampai saat ini AIDS sudah menular ke berbagai Negara. Sampai sekarang belum ditemukan vaksin yang bisa mencegah seseorang supaya tidak terinfeksi Ciri-ciri AIDS, walaupun banyak penelitian medis sudah dilakukan. Jadi begitu seseorang  terkena HIV, virus HIV terus berada di dalam tubuh seseirang dan melemahkan system pertahanan tubuh ( sel darah putih). Jika pertahanan tubuh sudah lemah, ciri-ciri aids orang akan mudah diserang oleh berbagai macam penyakit. Penyakit-penyakit inilah yang menyebabkan kematian.

AIDS menuntut perhatian kita semua karena beberapa alasan, yaitu semua orang bisa terkena AIDS, belum ditemukan vaksin pencegahannya, penyebarannya sangat cepat dan tidak diketahui proses pengobatannya. Siapakah orang yang dapat terinfeksi HIV. Semua orang yang melakukan perilaku yang beresiko penularan HIV dapat terinfeksi, tidak perduli orang itu dari keluarga baik-baik atau bukan, kaya atau muskin, bodoh atau pintar, heteroseksual atau homoseksual. Beberapa perilaku yang beresiko menyebabab cirri gejala hiv/aids yang bisa menularkan gejala Ciri-ciri AIDS sebagai berikut :

  1. Hubungan seks dengan penderita HIV
  2. Penerima transfuse darah yang sudah tercemar HIV
  3. Penggunaan jarum tingik atau pembuatan tato yang sudah tercemar HIV.
  4. Penggunaan harum suntik yang sudah terkena virus HIv tanpa disterilkan terlebih dahulu
  5. Ibu hamil yang terinfeksi HIV dapat menularkan HIV pada bayi yang

Ciri-ciri AIDS tidak bisa ditularkan melalui cairan tubuh. Meskipun penelitian menunjukkan bahawa HIV terdapat jumlah kecil pada liut orang, belum pernah terbukti adanya kaasus penularan HIV melalui jenis cairan tubuh ini dan HIV/AIDS juga tidak tertular melalui keringat atau air mata orang.

Ciri Gejala HIV/AIDS

Posted in Ciri-Ciri AIDS | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Orang Terkena AIDS

Ciri-Ciri Orang Terkena AIDSPenyakit AIDS merupakan bentuk gangguan kekebalan tubuh sekunder (imunodefisiensi) yang bersifat menular karena virus HIV-1. Penyakit ini ditandai oleh supresi yang mencolok pada imunitas yang dimediasi sel-T berbagai infeksi opurtunistik,neoplasma sekunder dan penyakit neurologi.  AIDS merupakan penyakit yang relative baru dikenal oleh para ahlinya. Bahaya penyakit ini seperti banyak di muat di media massa, sangat besar. Penderita penyakit ini kebanyakan berakhir dengan kematian sebelum dokter sanggup mengatasinya. Belakangan penyakit mematika n itu sangat tinggi akibat penyebarannya,. Sementara sarana penularan AIDS belum banyak diketahui secara jelas.

Ciri-Ciri Orang Terkena AIDS

Ciri-Ciri Orang Terkena AIDS

Mengetahui cara penularan ini sebenarnya menjadi penting dan berpengaruh besar bagi pencegahannya, selama pengobatan dan imunisasi secara medis belum mampu  member jawaban atas bahaya penyakit itu terhadap manusia. Dengan menghindari cara penularan sejauh mungkin, maka ciri-ciri AIDS diharapkan mampu dibendung. Penularan AIDS pada umumnya melalui hubungan seksual. Penderita  AIDS, banyak terdapat pada laki-laki homoseks dan belum pernah ditemukan di kalangan perempuan lesbian. Biasanya tanda dan ciri-ciri orang terkena AIDS baru akan terlihat 5-10 tahun setelah ia tertular virus mematikan ini.

Pada ciri-ciri AIDS akan terjadi peningkatan laju metabolisme akibat demam, infeksi, kanker dan/atau  reaksi yang ditimbulkan oleh obat-obat yang diberikan. Sementara itu, ciri-ciri aids dengan gangguan penyerapan nutrient akan menjadi sekunder karena infeksi usus, pemakaian obat, kadar albumin yang rendah, kanker saluran cerna dan enteropati AIDS . Semua ini bila ditangani akan dengqan cepat menimbulkan malnutrisi, pelisutan otot dan penurunan kualitas hidup. Ciri-ciri orang terkena AIDS ini ditandai dengan keadaan mudah lelah , luka-luka pada mulut dan kerongkongan, depresi, kecemasan, mual, dan muntah, gangguan menelan, gangguan indra pengecap serta sesak napas menambah buruk asupan nutrient. Asupan nutrient yang tidak adekuat, khsusunya protein dan kalori akan menurunkan berat badan pasien AIDS dengan cepar.

Untuk mencegah semua kejadian diatas, upaya berikut ini harus dilaksanakan :

  • Penilaian status gizi yang lengkap setelah diagnosis penyakit AIDS ditegakkan
  • Pengkajian terhadap pengetahuan mengenai keamanan makanan.
  • Pengkajian terhadap kebiasaan diet, termasuk penggunaan terapi diet alternative dan/ atau suplemen nutrient.
  • Pemantauan berat badan yang ketat. Intervensi gizi harus segera dilaknsakan jika terjadi penurunan berat badan
  • Terapi nutrisi untuk anemia gizi (khususnya defisiensi folat dan vitamin B12) harus sering dilakukan pada pasien-pasien HIV positif yang asimptomatik.
  • Jika terdapat anemia, atasi defisiensi folat dengan pemberian 400 mcg tablet asam folat/hari dan atasi defisiensi vitamin B12 dengan 100 mcg B12 yang disuntikkan IM/bulan.
  • Terapi suplementasi nutrient dimulai dengan pemberian multivitamin/mineral setiap hari dengan takaran yang menyamai 100% AKG, yaitu 30 mg beta-karoten dan 250-500 mg vitamin C.
  • Suplementasi dengan produk enternal yang “memodulasi kekebalan”

Ciri-ciri orang terkena AIDS pada orang dewasa adalah :

  • Kehilangan 10% dari berat badan lebih dari satu bulan tanpa penyebab
  • Diare lebih dari satu bulan
  • Demam yang berlangsung selama lebih dari satu bulan baik konstan atau datang dan pergi.
  • Batuk kering  yang tidak sembuh-sembh
  • Kulit gatal-gatal diseluruh tubuh
  • Herpes zoster (mirip cacar air, aatu disebabkan virus yang juga mengakibatkan cacar air, virus herpes) yang tidak kunjung sembuh
  • Candidiasis, yang putih, mengangkat ruam pada mulut, lidah dan tenggorokan
  • Pembengkakan kelenjar (dileher, ketiak, atau selangkangan) dengan tanpa atau infeksi aktif.

Hingga saat ini belum ada obat yang bisa membantu menyembuhkan ciri-ciri Aids. Dan selain itu, tidak ada vaksin yang bisa membantu untuk mencegah terjadinya infeksi HIV AIDS. Cara yang paling baik dilakukan untuk mencegah penyakit Aids adalah dengan menjaga dan melindungi tubuh Anda dari faktor resiko mengalami aids. Dan hal ini merupakan cara yang paling baik agar tidak mengalami ciri-ciri aids. Lakukan pencegahan penyakit Aids dibawah ini :

  1. Pemahaman tentang penyakit HIV dan bagaimana penyakit tersebut bisa menular
  2. Ketahui status dari kesehatan pasangan seksual Anda.
  3. Menggunakan kondom setiap akan melakukan hubungan seksual dengan pasangan
  4. Melakukan sunat pada laki-laki
  5. Menggunakan jaruk suntik yang steril dan higienis
  6. Waspada pada terjadinya transfusi darah
  7. Memeriksakan kondisi tubuh dengan teratur.

Penyakit HIV Aids tidak ditularkan melalui cairan. Namun melalui darah. Cairan yang tidak mempunyai resiko untuk dihinggapi oleh virus HIV AIDS adalah air mata, air liur kecuali jika si penderita mempunyai luka pada bibir, misalnya adalah saat sedang berciuman, dan keringat. Kita bisa bersahabat dengan penderita AIDS karena mereka membutuhkan support dan dukungan dari kita. Karena selain obat yang bisa membantu mengurangi gejala penyakit aids yang dialami mereka, support dukungan dari lingkungan sangat diperlukan. Oleh sebab itu, jangan menjauhi penderita HIV Aids.

Ciri-Ciri Orang Terkena AIDS

Posted in Ciri-Ciri AIDS | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Penyakit HIV AIDS

Ciri-Ciri Penyakit HIV AIDSPenyakit HIV AIDS adalah penyebab rusaknya atau melemahnya sistem kekebalan tubuh manusia.

Ciri-Ciri Penyakit HIV AIDS

  • Merasa kelelahan yang berkepanjangan
  • Demam dan berkeringat pada malam hari tanpa sebab yang jelas.
  • Batuk kering yang tidak sembuh-sembuh disertai sesak nafas yang berkepanjangan.
  • Diare terus-menerus selama 1 bulan
  • Bintik-bintik berwarna keungu-unguan yang tidak biasa
  • Berat badan menurun secara drastis lebih dari 10% tanpa alasan yang jelas dalam 1 bulan.
  • Pembesaran kelenjar secara menyeluruh di leher dan lipatan paha.

Hal yang Tidak Menularkan Ciri-Ciri Penyakit HIV AIDS

Ciri-Ciri Penyakit HIV AIDS

Ciri-Ciri Penyakit HIV AIDS

HIV merupakan jenis virus yang mudah mati apabila berada di luar tubuh manusia. Oleh karena itu, HIV tidak dapat ditularkan melalui kontak sosial sehari-hari, misalnya :

a. Bersenggolan dengan pengidap HIV
b. Pengidap AIDS bersin atau batuk-batuk di hadapan kita
c. Berenang di kolam renang yang sama dan bersama-sama
d. Berjabatan tangan
e. Menggunakan WC yang sama dengan pengidap HIV
f. Melalui gigitan nyamuk atau serangga lainnya

Cara Mencegah Ciri-Ciri Penyakit HIV AIDS

1. Pencegahan Melalui Kontak Seksual

Tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah, hubungan seks hanya dilakukan dalam pernikahan yang sah, tidak berganti-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seks. Bila salah satu pihak telah terinfeksi HIV, gunakan kondom

2. Pencegahan Melalui Darah

Transfusi dengan darah yang tidak tercemar HIV, sterilisasi penggunaan jarum suntik dan alat-alat lain yang melukai kulit, menghindari penggunaan narkoba, tidak menggunakan alat suntik, alat tindik, alat tato, pisau cukur, sikat gigi bersama-sama dengan orang lain, sterilisasi peralatan medis dan non medis yang berhubungan dengan cairan tubuh manusia

3. Pencegahan Penularan Ibu Kepada Anak

Ibu yang mengidap HIV harus mempertimbangkan kembali kehamilannya. Ibu dapat tetap menyusui bayinya dengan ASI atau memberinya susu formula

4. Pencegahan Melalui Pendidikan Gaya Hidup

Komunikasi, informasi dan edukasi pada masyarakat, menghindari gaya hidup hedonistik, yaitu hidup dengan tujuan mencari kesenangan semata

Ciri-ciri aids yang dialami oleh penderita adalah penurunan berat badan yang tidak diketahui penyebab jelasnya apa. Jika penderita mengalami penurunan pada berat badan, hal ini dikarenakan sistem imun atau sistem kekebalan tubuh penderita sudah mulai diserang. Dan menurut salah satu pakar kesehatan, bahwa gejala penyakit aids atau ciri-ciri aids yang umum adalah salah satunya penurunan berat badan yang drastis walaupun sudah banyak makan. Selain itu, ciri-ciri aids yang lainnya yang umum terjadi adalah mual, muntah serta diare berkepanjangan dan tidak kunjung sembuh. Sekitar 30-60 persen dari mereka yang mengidap penyakit HIV Aids akan mengalami gejala ini. Pada penderita penyakit HIV aids maka biasanya mereka mengalami diare kronis dan tidak kunjung sembuh. Namun hal ini berbeda dengan yang sistem kekebalan tubuhnya kuat sejak awal.

Batuk kering merupakan salah satu ciri-ciri aids. Jika batuk kering terjadi selama kurang lebih 1 tahun dan bahkan lebih kemudian gejalanya semakin parah dari tahun ke tahun walaupun sudah menjalani pengobatan dan minum obat namun tidak kunjung sembuh, lakukan pemeriksaan dini karena ditakutkan Anda menderita HIV. Pneumonia juga merupakan salah sat gejala HIV aids. Berkeringat di malam hari biasanya akan dialami oleh separuh penderita HIV Aids. Gejala ini merupakan salah satu gejala awal penyakit HIV Aids pada tahap pertama terjadinya infeksi. Dan keringat yang berlebihan yang terjadi di malam hari walaupun mereka tidak melakukan aktivitas fisik yang berlebihan.

Penularan penyakit Aids sangat bahaya karena bisa menular melalui hubungan seksual, melalui transfusi darah, suntik, tindik atau tatto yang menggunakan jarum suntik yang tidak steril. Penyakit aids juga merupakan salah satu penyakit yang mematikan dan hingga saat ini belum ada obatnya. Pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga kesehatan tubuh dan menghindari penyebab yang mempunyai faktor resiko untuk menularkan hiv aids. Ciri-ciri aids wajib dipahami dan kita kenali agar bisa mencegah serangan hiv aids sejak dini.

Pengobatan yang dilakukan pada penyakit hiv aids sifatnya adalah sementara dan hanya mengurangi gejala yang muncul saja. Tidak bisa menyembuhkan karena virusnya yang sangat mematikan dan melipatgandakan diri menjadi semakin banyak serta menyerang sistem imun tubuh penderita yang akan membuat penderita semakin lama semakin melemah.

Ciri-ciri aids dan cara pencegahannya adalah dengan :

  1. Menghindari hubungan seksual yang dilakukan diluar nikah
  2. Gunakan kondom agar resiko mengalami serangan hiv aids menurun
  3. Memeriksakan darah pada ibu hamil
  4. Jangan melakukan donor darah sembarangan
  5. Jangan menggunakan jarum suntik yang tidak steril

Dan usaha-usaha pemerintah yang dilakukan untuk mengurangi serta mencegah penyakit hiv aids adalah dengan memberikan berbagai penyuluhan atau juga informasi pada masyarakat tentang bahaya penyakit aids.

Ciri-Ciri Penyakit HIV AIDS

Posted in Ciri-Ciri AIDS | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri AIDS HIV

Ciri-Ciri AIDS HIVHIV berkembang biak didalam tubuh dengan cara langsung masuk ke dalam aliran darah manusia. Hal ini karena HIV akan cepat mati apabila berada di luar tubuh manusia. Bahkan HIV cepat mati oleh air panas atau sabun antiseptik lainnya.

Ciri-Ciri AIDS HIV

Ciri-Ciri AIDS HIV

Di dalam tubuh manusia, HIV berkembang biak pada cairan-cairan seperti berikut :

- Darah
- Air mani
- Cairan vagina (cairan kemaluan wanita)

Jadi, penularan Ciri-Ciri AIDS HIV akan cepat terjadi apabila salah satu cairan tersebut terinfeksi virus HIV. Kemudian, masuk ke dalam aliran darah orang yang belum tertular.

Selain dalam cairan tersebut, HIV terdapat juga di dalam cairan-cairan dalam jumlah yang relatif kecil, diantaranya :

- Air mata
- Air liur
- Cairan otak
- Keringat
- Air susu ibu

HIV tidak dapat menembus kulit yang utuh, yaitu kulit yang tidak luka atau lecet.

Penularan HIV penyakit AIDS

Penularan Ciri-Ciri AIDS HIV akan terjadi apabila ada kontak atau percampuran dengan cairan tubuh yang telah terjangkit HIV, yaitu sebagai berikut :

  1. Melalui hubungan seksual dengan seseorang yang mengidap HIV, baik homoseksual maupun heteroseksual
  2. Melalui transfusi darah atau transplantasi organ tubuh yang tercemar virus HIV
  3. Melalui alat jarum suntik atau alat lainnya (akupuntur, tato, tindik)
  4. Penularan ibu hamil yang mengidap HIV kepada bayi yang dikandungnya

Perilaku Beresiko Tinggi

Banyak orang yang memiliki perilaku beresiko tinggi menularkan atau tertular HIV. Adapun mereka yang beresiko tinggi tersebut antara lain :

  1. Wanita atau pria yang berganti-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual dengan pasangannya
  2. Wanita atau pria tunasusila, serta pelanggan mereka
  3. Orang-orang yang melakukan hubungan seksual dengan tidak wajar, seperti hubungan seks melalui dubur (anal) dan mulut, misalnya pada homoseksual atau biseksual
  4. Penyalahgunaan narkotika dengan suntikan yang menggunakan jarum suntikan secara bersama dan bergantian

Dari awal pertama penderita mengalami infeksi penyakit virus HOV, maka virus ini akan ada di dalam tubuh penderita. Namun biasanya orang tersebut tidak menunjukkan suatu gejala yang sakit bahkan terlihat sehat, aktif, produktif seperti biasanya. Karena gejala atau ciri-ciri aids hiv akan muncul setelah kurang lebih 3 bulan setelah penularan terjadi. Dan ciri-ciri aids hiv adalah :

  1. Penurunan berat badan yang drastis
  2. Demam yang terjadi dengan suhu tubuh 38 derajat celcius atau lebih
  3. Pembesaran pada kelenjar getah bening di leher, diketiak, dan juga pada lipatan paha yang muncul tanpa diketahui sebabnya
  4. Diare kronis dan tidak sembuh
  5. Muncul bercak merah atau biru pada kulit
  6. Sesak nafas dan sakit batuk yang tidak sembuh dan dalam jangka waktu lama
  7. Sariawan di mulut tidak sembuh.

Gejala atau ciri-ciri aids hiv tersebut merupakan gejala aids umum yang terjadi. Dan setelah itu akan menunjukkan gejala pada fase selanjutnya yang pada akhirnya akan menyebabkan kematian. Hal yang bisa dilakukan untuk  mencegah ciri-ciri aids hiv adalah dengan menghindari penyebab dari terjadinya aids. Jangan melakukan hubungan seksual dengan bebas, selain itu hindarilah penggunaan narkotikan suntik dan sebagainya.

Karena hingga saat ini belum ada obat atau vaksin yang bisa membantu mencegah terjadinya ciri-ciri aids hiv, maka beberapa cara yang bisa dilakukan adalah :

  1. Dekatkan diri kepada Tuhan YME
  2. Jangan melakukan zinah atau hubungan seksual di luar nikah, dan setialah pada pasangan Anda.
  3. Jika Anda berobat dengan menggunakan jarum suntik, maka Anda harus memastikan terlebih dahulu jarum suntik tersebut steril atau tidak.
  4. Lakukan pemeriksaan darah terlebih dahulu sebelum melakukan transfusi darah
  5. Jauhi narkoba dalam bentuk suntik, tatto, anting tindik dan lainnya.
  6. Mengikuti seminar, penyuluhan iklan dan juga brosur yang mempunyai informasi mengenai aids.

Penyakit aids di Indonesia mayoritas lebih banyak di alami oleh usia 20-29 tahun yakni mencapau 120 orang, dan pada bayi yang berusia kurang dari 1 tahun dan 50 orang yang masih belum diketahui umumnya. Dari kasus 108 Aids yang terbesar pada 10 propinsi di Indonesia, yang meninggal mencapai 66 orang. Dan di Ibukota Jakarta mempunyai kasus terbanyak dengan 57 kasus Aids, dan 36 orang sudah meninggal. Penyakit HIV aids memang banyak ditemukan diluar negeri, namun karena korelasi dan hubungan antar bangsa yang semakin erat dengan adanya banyak orang asing masuk ke Indonesia, dan orang Indonesia yang keluar negeri maka akan membuka resiko dari terjadinya penularan HIV Aids. Dan hal ini bukan tidak mungkin terjadi. Selain itu, penyakit HIV aids bisa menyerang siapa saja, anak-anak, orang dewasa, remaja, dan orang lansia. Jadi waspadailah penyakit ini.

Ciri-Ciri AIDS HIV

Posted in Ciri-Ciri AIDS | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment