Penyakit AIDS HIV

Penyakit AIDS HIV – Kalau kita hanya melihat penyakit AIDS HIV sebagai epidemic yang melanda dunia, maka AIDS memang seolah-olah merupakan gejala penyakit baru yang datang secara mendadak. Sebenarnya ada kemungkinan bahwa virus HIV ini sudah lama ada, seperti contoh di Afrika yang disebutkan tadi. Virus kadang-kadang mempunyai sifat yang berubah-ubah. Ada virus yang semula tidak merugikan manusia, kemudian berubah menjadi sesuatu yang merugikan. Ada birus yang tadinya bersifat jinak, lalu berubah menjadi sesuatu yang merambat. Barangkali inilah yang terjadi dengan HIV jauh sebelum epidemic AIDS muncul. Virus ini bisa diibarakan sejenis rumput liar yang tumbuh bebas didaerah asalnya, tidak menyebar dan tidak terlalu diperhatikan orang. Ketika memasuki sebuah lingkungan baru, rumput luar itu berubah sifat dan berkembang biak dengan sangat pesat. Rumput ini kemudian menyebar dan mendesak tumbuhan-tumbuhan lain sehingga menjadi sebuah masalah besar.

Penyakit AIDS HIV

Penyakit AIDS HIV

Beberapa peneliti beranggapan bahwa ada kemungkinan penyakit HIV Aids ini sudah ada pada beberapa komunitas yang terisolasi, jauh sebelum adanya epidemic penyakit AIDS HIV. Lalu situasi berubah karena penduduknya banyak berpindah tempat, mendiami kota-kota besar, dan mengubah gaya hidupnya, termauk pola perilaku seksual. HIV yang tadinya terisolasi kemudian berubah menjadi sebuat epidemic penyakit AIDS HIV. Penyakit HIV menular melalui hubunhan seksual, baik dengan lawan jenis, sesama jenis, pinjam meminjam alat suntik (jarum, semprit, kapas, dan tempat mengaduk) diantara para pengguna narkoba (IDU=Injecting Drug User), transfuse darah dan transplantasi organ yang tidak iskrining, tato, tinfik, dan penularan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan, dan menyusui.

Karena itu mereka beresiko tinggi terinfeksi HIV adalah :

  1. Wanita dan pria yang berganti-ganti pasangan seks, para pekerja seks dan langganannya dan mereka yang melakukan hubungan seksual tidak wajar melalui dubur atau mulut
  2. Para pengguna narkoba yang memakai alat suntik secara bergantian
  3. Bayi yang dikandung, dilahirkan dan disusui oleh ibu yang tertular HIv
  4. Transfusi darah dan transplantasi organ tubuh yang tidak diskrining, akupuntur, ditindik, ditato dengan alat yang tercemar HIV.

Diluar tubuh manusia, HIV sangat cepat mati. HIV mudah mati oleh air panas, sabun dan bahan pencuci hama. Karena itu HIV tidak dapat menular lewat udara seperti virus lain, misalnya influenza. Penyakit AIDS HIV juga dapat ditemukan dalam jumlah yang sangat kecil dalam air mata,air liur, cairan otak, keringat, dan air susu ibu. HIV juga tidak menembus kulit yang utuh, yaitu kulit yang tidak lecet atau luka.

Karena itu hal-hal yang tidak menularkan HIV adalah sebagai berikut :

  1. Bersenggolan atau berjabatan tangan dengan pengidap HIV
  2. Bersentuhan dengan pakaian/barang lain bekas penderita AIDS
  3. Penderita AIDS bersin atau batuk-batuk di depan kita
  4. Mencium pipi atau dahi
  5. Berenang di kolam renang atau menggunakan WC yang sama
  6. Melalui makanan atau minuman, gigitan nyamuk atau serangga lain.

Ciri-ciri AIDS biasanya ditandai dengan sistem penurunan kekebalan tubuh pada penderitanya. Dan selain itu juga penyakit HIV AIDS di Indonesia merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat ditakutkan. Ciri-ciri Aids yang dikenali gejalanya lewat deteksi dini yang bisa dilakukan. Dan virus yang sangat mematikan dari penyakit ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh manusia yang membuat penderitanya terus berusaha untuk melawan penyakit. Namun karena virusnya sangat mematikan dan berkembang biak dengan melipatgandakan diri dengan lebih banyak maka akan mempengaruhi sistem imun penderitanya secara bertahap. Jika virus penyakit HIV AIDS sudah masuk ke dalam tubuh, maka kemudian akan berkembang dengan lebih cepat dan setelah itu akan menyerang bagian limfosit CD4 atau sel T dan kemudian menghancurkan sel-sel darah putih sehingga akan mempengaruhi sistem imun tubuh penderitanya.

Dibawah ini merupakan ciri-ciri aids umumnya adalah :

  1. Penurunan berat badan yang tanpa sebab, terjadi lebih dari 10% dalam sebulan
  2. Diare kronis dan tak kunjung sembuh
  3. Demam yang datang tanpa sebab
  4. Batuk lebih dari sebulan dan tidak sembuh-sembuh
  5. Gatal-gatal diseluruh tubuh
  6. Herpes zoster
  7. Bintik-bintik merah atau ruam yang sebagian besar muncul permukaan kulit
  8. Pembengkakan pada kelenjar tubuh di ketiak atau leher.

Ciri-ciri aids ini akan dirasakan penderitanya jika mengalami penularan lewat :

  1. Transfusi darah
  2. Penggunaan dari jarum suntik, tindik, tatto, akupuntur yang tidakĀ  higienis dan steril dan mengandung virus HV
  3. Pemberian dari ASI dari ibu yang menderita Aids kepada anaknya.
  4. Ibu hamil pada calon anak
  5. Berganti-ganti pasangan saat melakukan hubungan seksual.

Cara yang bisa dilakukan untuk mencegah ciri-ciri Aids agar tidak muncul adalah :

  1. Jangan melakukan hubungan seksual sebelum menikah
  2. Setialah pada pasangan Anda
  3. Menggunakan kondom agar lebih aman.

Penyakit AIDS HIV


=====================================

>>> Buah Merah Untuk Pengobatan Hiv/Aids, Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Bagi Penderita Hiv/Aids, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Ciri-Ciri AIDS and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *